Daftar Materi Integritas

Materi 1: Definisi Integritas dan Konsep Dasarnya.

Membahas pengertian integritas sebagai kesatuan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Pentingnya nilai jujur, tulus, dan obyektif bagi seorang ASN.

Materi 2: Sembilan Nilai Integritas (JUPEMADI-KETUKEBER).

Menjabarkan 9 nilai integritas anti-korupsi: Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani, dan Adil.

Materi 3: Implementasi Nilai Jujur dan Tanggung Jawab.

Studi kasus dan penerapan praktis nilai kejujuran dalam pelayanan publik dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

Materi 4: Implementasi Nilai Disiplin dan Mandiri.

Pentingnya disiplin terhadap waktu dan aturan, serta kemandirian ASN dalam mengambil keputusan profesional tanpa intervensi pihak luar.

Materi 5: Integritas vs. Korupsi: Memahami Gratifikasi.

Mendalami apa itu gratifikasi, perbedaannya dengan suap atau hadiah, dan kewajiban ASN untuk melaporkannya melalui UPG atau KPK.

Materi 6: Integritas vs. Korupsi: Konflik Kepentingan.

Mengidentifikasi berbagai bentuk situasi konflik kepentingan (Conflict of Interest) dan cara ASN harus bersikap untuk menghindarinya.

Materi 7: Integritas vs. Korupsi: Suap dan Pemerasan.

Membedakan secara jelas antara tindak pidana suap-menyuap dan pemerasan, serta sanksi hukum berat bagi ASN yang terlibat.

Materi 8: Peran ASN sebagai Penjaga Integritas Birokrasi.

Fungsi ASN sebagai teladan dalam membangun budaya anti-korupsi di lingkungan kerja dan menolak segala bentuk praktik KKN.

Materi 9: Membangun Zona Integritas (ZI).

Mengenal konsep Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di instansi pemerintah.

Materi 10: Kode Etik dan Kode Perilaku ASN.

Membahas pedoman perilaku ASN 'BerAKHLAK' dan aturan turunan dalam UU ASN sebagai landasan utama dalam menjaga integritas profesi.

Materi 11: Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Memahami bagaimana SPIP berfungsi untuk mencegah penyimpangan dan memastikan tercapainya tujuan organisasi secara efektif, efisien, dan berintegritas.

Materi 12: Whistleblowing System (WBS) & Perlindungan Pelapor.

Mempelajari pentingnya mekanisme pelaporan pelanggaran (WBS) di internal instansi dan jaminan perlindungan bagi ASN yang melapor.

Materi 13: Implementasi Nilai Peduli dan Adil.

Penerapan sikap peduli terhadap keluhan masyarakat dan kondisi lingkungan, serta memberikan pelayanan yang adil tanpa diskriminasi SARA.

Materi 14: Implementasi Nilai Kerja Keras dan Sederhana.

Pentingnya etos kerja tinggi untuk hasil maksimal dan menerapkan pola hidup sederhana (tidak hedonis) sebagai cerminan ASN berintegritas.

Materi 15: Implementasi Nilai Berani.

Membahas keberanian ASN untuk menolak perintah atasan yang melanggar hukum, berani melaporkan pelanggaran, dan mempertahankan prinsip kebenaran.

Materi 16: Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa.

Menganalisis titik rawan korupsi dalam proses lelang dan pengadaan, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam PBJ pemerintah.

Materi 17: Integritas dalam Pengelolaan Keuangan Negara.

Memahami prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam mengelola APBN/APBD agar tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan.

Materi 18: Integritas dalam Pelayanan Publik.

Studi kasus penerapan pelayanan 'tanpa amplop', sistem anti-pungli (pungutan liar), dan orientasi pada kepuasan masyarakat.

Materi 19: Peran Keluarga dalam Mendukung Integritas ASN.

Membahas pentingnya dukungan lingkungan keluarga dan pasangan untuk mendorong ASN agar tetap hidup jujur, sederhana, dan menolak korupsi.

Materi 20: Tantangan Integritas di Era Digital.

Menghadapi risiko penyalahgunaan wewenang terkait akses data pribadi, dan pentingnya menjaga netralitas serta etika ASN di media sosial.

Materi 21: Konsep Diri dan Integritas Personal.

Membangun karakter dan integritas yang kuat dimulai dari kesadaran diri (self-awareness) dan komitmen pribadi untuk memegang teguh nilai.

Materi 22: Studi Kasus Tokoh Berintegritas.

Mempelajari keteladanan dari tokoh-tokoh nasional yang terkenal akan integritasnya, seperti Baharuddin Lopa dan Jenderal Polisi Hoegeng.

Materi 23: Hukuman Disiplin ASN & Sanksi Pelanggaran.

Memahami konsekuensi hukum dan administratif (ringan, sedang, berat) bagi ASN yang terbukti melanggar kode etik dan nilai integritas.

Materi 24: LHKPN dan Pelaporan Harta Kekayaan.

Memahami pentingnya transparansi harta kekayaan pejabat melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai instrumen pencegahan korupsi.

Materi 25: Rangkuman & Studi Kasus TWK Integritas.

Latihan soal dan analisis studi kasus komprehensif yang mengintegrasikan seluruh materi integritas untuk persiapan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).